Dukung Ketahanan Pangan, Petani di Pangkalan Kuras Panen Jagung 4 Ton

IMG-20260827-WA0084

PELALAWAN — Kelompok Tani Luluh Hitam Desa Betung, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, memanen jagung pipil dari lahan seluas 3 hektare di area HGU PT Surya Bratasena Plantation, Kamis, 3 September 2026.

 

Panen yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang dijalankan melalui pemanfaatan lahan HGU perusahaan dan dikelola kelompok tani setempat.

 

Bhabinkamtibmas Desa Batas Kulim dan Desa Betung, Aipda Ris Ario, hadir mewakili Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Rinaldi Parlindungan, S.H. Ia bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Betung Supiyan, Ketua Gapoktan Legimin, serta anggota Kelompok Tani Luluh Hitam mengikuti proses panen.

 

Dari lahan seluas 3 hektare tersebut, hasil panen jagung pipil diperkirakan mencapai 4 ton. Hasil panen selanjutnya dapat diserap oleh Perum Bulog sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan ketersediaan pangan.

 

Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Rinaldi Parlindungan mengatakan panen tersebut menunjukkan program ketahanan pangan yang dijalankan bersama masyarakat dapat memberikan hasil nyata.

 

Menurut dia, keberhasilan panen tidak hanya menjadi capaian kelompok tani, tetapi juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara petani, pemerintah, perusahaan, penyuluh pertanian, dan kepolisian dalam menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan.

 

“Program ketahanan pangan harus benar-benar dijalankan secara serius agar memberikan hasil yang maksimal dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.

 

Pemanfaatan lahan HGU PT Surya Bratasena Plantation oleh Kelompok Tani Luluh Hitam menjadi salah satu bentuk pemanfaatan lahan untuk kegiatan produktif. Hasil panen diharapkan dapat mendukung ketersediaan pangan sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi petani.

 

Kegiatan panen berlangsung tertib dan lancar. Tidak terdapat kendala selama pelaksanaan kegiatan.