Problem Solving Polsek Bunut, Kasus Pencurian Sawit Diselesaikan Secara Musyawarah di Desa Bagan Laguh

IMG-20260804-WA0107

PELALAWAN – Polsek Bunut kembali mengedepankan pendekatan restoratif melalui kegiatan problem solving dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Kali ini, penyelesaian dilakukan terhadap kasus dugaan pencurian buah sawit milik warga di Desa Bagan Laguh, Kecamatan Bandar Petalangan, Selasa (4/8/2026).

 

Kegiatan mediasi dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Bagan Laguh, Bripka Rudiansyah, SH, bersama Kepala Desa Bagan Laguh, perangkat desa, dan masyarakat setempat. Perselisihan melibatkan pemilik kebun sawit, Suriyanto, dengan tiga terduga pelaku, yakni Deki, Jimmy, dan Rosi Saputra.

 

Dalam proses musyawarah, ketiga pelaku mengakui perbuatannya serta berjanji tidak akan mengulangi tindakan tersebut. Kesepakatan damai kemudian dituangkan dalam surat perjanjian yang ditandatangani para pihak dan disaksikan oleh Kepala Desa, perangkat desa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat yang hadir.

 

Kapolsek Bunut, AKP Markus Timbul Sinaga, SH, MH, mengatakan penyelesaian melalui musyawarah merupakan salah satu upaya menjaga keharmonisan masyarakat, sekaligus mengedepankan penyelesaian masalah secara kekeluargaan apabila memenuhi ketentuan yang berlaku.

 

Dalam kesempatan itu, Bripka Rudiansyah juga menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada masyarakat. Ia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, serta bijak dalam menggunakan media sosial.

 

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk terus mendukung tugas Polri dalam memelihara situasi kamtibmas dan menjadi mitra kepolisian dalam menyampaikan pesan-pesan keamanan kepada lingkungan sekitar.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Polsek Bunut berharap penyelesaian secara musyawarah seperti ini dapat memperkuat hubungan baik antarwarga serta menciptakan situasi yang harmonis di tengah masyarakat.